Iya, kalau pengen punya badan tinggi, ikut demo aja, kayak gini. Badan ditarik-tarik. Lakukan 3 kali sehari masing-masing 2 jam. Hasil tidak dijamin, dan bervariasi pada tiap orang.
Read more ...
Thursday, 5 August 2010
Helm Yang (Sangat) Tidak Berlabel SNI
Olah Raga Sambil Giling Adonan
Pernah liat alat bantu olah raga yang bentuknya gambar insert di bawah ini? Nah, kalo punya gilingan adonan bisa pake juga.... wkwkwkwk... mayan, murah meriah, perut kencang, dada kencang, lengan pun kekar.
Update:resiko ditanggung sendiri... wkwkwkwk
Read more ...
Update:resiko ditanggung sendiri... wkwkwkwk
Friday, 30 July 2010
Postingan Orang Lagi Stres
Yah, maap kalo ngga lucu, ga jelas, ga nyambung, dan sebagainya. Wkwkwkw. Maklum yang posting lagi stres.
Read more ...
Monday, 19 July 2010
Dari Minus Jadi Maknyus
Kalau di luar negeri ada slogan: "from zero to hero", maka FotoLutu.blogspot.com mau bikin versi baru: "dari minus jadi maknyus"! Wkwkwkwk.... Minus lebih parah dari zero. Minus itu serba kekurangan, tapi kalo mau usaha, pasti bisa maknyus juga (halah... sok2an motivasi nih). Semangat!
Read more ...
Friday, 16 July 2010
Monday, 12 July 2010
Kompor Yang Ini Dijamin Tidak Meledak
Kalau kompor "yang ntu" ngga aman-aman juga, mendingan gw sih pindah ke kompor yang ini. Aman, dijamin nggak meledak. Hmmh!
Read more ...
Saturday, 10 July 2010
Para Prediktor Piala Dunia 2010
Siapa aja sih yang suka memprediksi pertandingan Piala Dunia 2010? Yang gw tau sih cuma Master Deddy sama gurita Paul. Gimana ya kalau kedua prediktor ini dijadiin satu? Ini dia hasilnya...
Read more ...
Thursday, 8 July 2010
Wednesday, 7 July 2010
Rahasia Dibalik Logo Mbah Gugel
Tak kusangka, tak ku duga. Tadinya gw pikir faviconnya Mbah Gugel yang dipakai sejak Januari 2009 itu diambil dari huruf "g".
Ternyata logo faviconnya diambil dari WC. Ck ck ck... tak kuduga... wkwkwkwk...
Read more ...
Ternyata logo faviconnya diambil dari WC. Ck ck ck... tak kuduga... wkwkwkwk...
Tuesday, 6 July 2010
Prediksi Ngaco Juara Piala Dunia 2010
Jangan dianggap serius yah... ini sih cuma main-main aja, iseng, sekedar meramaikan Piala Dunia 2010. Cuma prediksi-prediksian iseng. Kira-kira siapa ya yang jadi juara Piala Dunia 2010?Apakah gambar ngaco ini bisa menunjukkannya?
Wah... bisa ya, bisa tidak. Kalo salah ya maap... hihi.
Update 08/07/10: ternyata salah prediksinya wkwkwk Jerman tersandung Spanyol.... Jerman vs Spanyol 0-1
Read more ...
Wah... bisa ya, bisa tidak. Kalo salah ya maap... hihi.
Update 08/07/10: ternyata salah prediksinya wkwkwk Jerman tersandung Spanyol.... Jerman vs Spanyol 0-1
Monday, 21 June 2010
Cinta Dan Benci
Nah gini nih bedanya kalo lagi akur, lagi cinta. Kaosnya romeo-romean, sama juliet-julietan. Kalo lagi berantem, kaosnya beda lagi. Sapa lo? Lo sapa?
Sori (seperti biasa) ngedit foto ga rapih. Maklom amatir. Wkwkwk...
Read more ...
Sori (seperti biasa) ngedit foto ga rapih. Maklom amatir. Wkwkwk...
Asap Rokok, Asap Knalpot, Dan Pejalan Kaki
Kira-kira apa ya hubungannya antara asap rokok, asal knalpot sama pejalan kaki? Nggak tau ah, hubung-hubungin aja deh sendiri. Wkwkwkwk.
Read more ...
Cara-cara Menjual yang Wajib diketahui Pedagang
Keahlian apa yang diperlukan penjual ?
1. Memahami sebanyak mungkin apa yang menjadi keinginan / harapan konsumen = Pahami Need.
2. Mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan calon konsumen lebih efektih dari pada menjelaskan segala kelebihan produk yang kita tawarkan. Listen need more effective than explain your product.
Cari alasan orang membeli, Apa sih motivasinya ?
Beli roti : Paling enak, menarik.
Beli jamu : Tok cer , service
Beli soto : variasi, anget-anget , enak
Beli property : investasi, spekulasi, kebutuhan dasar.
Hargai orang membeli karena alasan mereka sendiri dan bukan karena bujukan penjual.
Motivasi dasar :
Membeli dari anda
Membeli dari orang lain
Tidak membeli / lihat-lihat saja.
Identifikasi kebutuhan konsumen bukan seperti APA produk anda tapi apa yang dilakukan produk anda.
Bimbel : Setelah ikut bimbel anda akan sukses UMPTN.
Makanan : Setelah makan kenyang dan puas. Harus enak dan nyaman.
Memenuhi kebutuhan konsumen :
Uang ( menghasilkan / menghemat )
Keamanan
Status / prestise
Keputusan membeli adalah emosional :
Membeli untuk dipakai sendiri – fitur – jelaskan manfaatnya
Membeli untuk dijual kembali, keuntungan bersih – manfaat tidak perlu yang penting untuk berapa ?
Fokus pada hal-hal yang sangat menarik, contoh kasus “Bunga Sakura ” – Fokus pada hal yang menarik.
Karakter Konsumen Indonesia
( Frontier Consulting Group )
Karakter 1.
Berfikir jangka pendek ; mencari yg serba instant , membeli berdasarkan budget.
Contoh : Suksenya minuman berenergi , Kartu prabayar.
Antisipasi : Kemasan produk yang lebih kecil / eceran , pemberian diskon.
Karakter 2
Tidak terencana ; cenderung enggan merencanakan sesuatu dari jauh hari. Impulse buying
Contoh ; Biasa mendaftar seminar pada hari-hari akhir.
Antisipasi : Pelayanan yang lebih flexible
Karakter 3
Suka berkumpul : senang membentuk komunitas.
Contoh : jualan barang untuk ibu-ibu arisan bisa sukses. Kafe buat nongkrong
Antisipasi : Komunikasi Word of Mouth
Karakter 4
Gagap teknologi : Tidak mau repot
Contoh : Pengguna HP hanya memanfaatkan sebagian kecil fitur.
Aplikasi : Jadi follower lebih rasional.
Karakter 5
Orientasi pada konteks : Cenderung memilih sesuatu dari tampilan luarnya, ketimbang isi.
Contoh ; Obat warung yang dijual bebas ; orang lebih mempercayai bintang iklannya daripada lihat langsung dari keterangan yang ada dalam kemasannya. Antisipasi : Buat iklan semenarik mungkin.
Karakter 6
Suka merk Luar negri ; Merk dalam negeri masih dipersepsi murah dan kurang kualitas.
Contoh : Lebih menyukai dan mempercayai produk import.
Menggunakan merk atau nama asing.
Karakter 7
Religius : Suka dengan sambol-simbol agama.
Contoh : sensitive pada produk-produk haram
Antisipasi : Jangan lupa cantumkan label “ Halal ”
Karakter 8
Gengsi : Ingin cepat naik status sebelum waktunya.
Contoh ; Pembelian mobil mewah sebagai pendongkrak status.
Anstisipasi : Harus mampu menawarkan Emotional Value.
Karakter 9
Kuat di Sub Culture
Contoh : Orang jawa suka masakan yang manis.
Antisipasi : Lebih memahami budaya dan adapt istiadat.
Karakter 10
Kurang peduli lingkungan.
Contoh : Banyak perusahaan yang mengusung isu ramah lingkungan tapi tidak efektif.
Read more ...
1. Memahami sebanyak mungkin apa yang menjadi keinginan / harapan konsumen = Pahami Need.
2. Mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan calon konsumen lebih efektih dari pada menjelaskan segala kelebihan produk yang kita tawarkan. Listen need more effective than explain your product.
Cari alasan orang membeli, Apa sih motivasinya ?
Beli roti : Paling enak, menarik.
Beli jamu : Tok cer , service
Beli soto : variasi, anget-anget , enak
Beli property : investasi, spekulasi, kebutuhan dasar.
Hargai orang membeli karena alasan mereka sendiri dan bukan karena bujukan penjual.
Motivasi dasar :
Membeli dari anda
Membeli dari orang lain
Tidak membeli / lihat-lihat saja.
Identifikasi kebutuhan konsumen bukan seperti APA produk anda tapi apa yang dilakukan produk anda.
Bimbel : Setelah ikut bimbel anda akan sukses UMPTN.
Makanan : Setelah makan kenyang dan puas. Harus enak dan nyaman.
Memenuhi kebutuhan konsumen :
Uang ( menghasilkan / menghemat )
Keamanan
Status / prestise
Keputusan membeli adalah emosional :
Membeli untuk dipakai sendiri – fitur – jelaskan manfaatnya
Membeli untuk dijual kembali, keuntungan bersih – manfaat tidak perlu yang penting untuk berapa ?
Fokus pada hal-hal yang sangat menarik, contoh kasus “Bunga Sakura ” – Fokus pada hal yang menarik.
Karakter Konsumen Indonesia
( Frontier Consulting Group )
Karakter 1.
Berfikir jangka pendek ; mencari yg serba instant , membeli berdasarkan budget.
Contoh : Suksenya minuman berenergi , Kartu prabayar.
Antisipasi : Kemasan produk yang lebih kecil / eceran , pemberian diskon.
Karakter 2
Tidak terencana ; cenderung enggan merencanakan sesuatu dari jauh hari. Impulse buying
Contoh ; Biasa mendaftar seminar pada hari-hari akhir.
Antisipasi : Pelayanan yang lebih flexible
Karakter 3
Suka berkumpul : senang membentuk komunitas.
Contoh : jualan barang untuk ibu-ibu arisan bisa sukses. Kafe buat nongkrong
Antisipasi : Komunikasi Word of Mouth
Karakter 4
Gagap teknologi : Tidak mau repot
Contoh : Pengguna HP hanya memanfaatkan sebagian kecil fitur.
Aplikasi : Jadi follower lebih rasional.
Karakter 5
Orientasi pada konteks : Cenderung memilih sesuatu dari tampilan luarnya, ketimbang isi.
Contoh ; Obat warung yang dijual bebas ; orang lebih mempercayai bintang iklannya daripada lihat langsung dari keterangan yang ada dalam kemasannya. Antisipasi : Buat iklan semenarik mungkin.
Karakter 6
Suka merk Luar negri ; Merk dalam negeri masih dipersepsi murah dan kurang kualitas.
Contoh : Lebih menyukai dan mempercayai produk import.
Menggunakan merk atau nama asing.
Karakter 7
Religius : Suka dengan sambol-simbol agama.
Contoh : sensitive pada produk-produk haram
Antisipasi : Jangan lupa cantumkan label “ Halal ”
Karakter 8
Gengsi : Ingin cepat naik status sebelum waktunya.
Contoh ; Pembelian mobil mewah sebagai pendongkrak status.
Anstisipasi : Harus mampu menawarkan Emotional Value.
Karakter 9
Kuat di Sub Culture
Contoh : Orang jawa suka masakan yang manis.
Antisipasi : Lebih memahami budaya dan adapt istiadat.
Karakter 10
Kurang peduli lingkungan.
Contoh : Banyak perusahaan yang mengusung isu ramah lingkungan tapi tidak efektif.
Saturday, 19 June 2010
Penyakit Ambien atau Wasir
Wasir Atau Ambien
Wasir atau ambien adalah penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus mengalami pembengkakan yang terkadang disertai pendarahan. Wasir atau ambien terjadi karena kebiasaan mengejan saat buang air besar, terlalu banyak duduk atau berdiri, kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, dan dapat terjadi juga pada wanita hamil.
Gejala Wasir
Penderita wasir seringkali mengalami sembelit, terdapat bercak darah pada tinja, gatal di sekitar anus. Kadang wasir bisa mengeluarkan lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan
Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuknya pembekuan darah. Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya.
Pencegahan Dan Pengobatan Wasir
Pencegahan sekaligus pengobatan untuk wasir adalah dengan mengubah pola hidup. Yakni membiasakan untuk mengkonsumsi makanan berserat, rajin berolahraga, banyak minum air putih, dan melakukan gerakan lain selain duduk.
Namun jika wasir sudah akut maka perlu dilakukan terapi sesuai anjuran ahli medis. Tujuan utama pengobatan wasir adalah melancarkan sirkulasi darah di daerah anus dan menghilangkan tonjolan, bengkak, dan pendarahan. Jika keadaan wasir mencapai stadium lanjut maka dilakukan operasi
Sumber : http://obatpropolis.com/wasir-atau-ambien
Mengobati Ambien Dan Eksim | Mengobati Wasir Parah
Read more ...
Wasir atau ambien adalah penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus mengalami pembengkakan yang terkadang disertai pendarahan. Wasir atau ambien terjadi karena kebiasaan mengejan saat buang air besar, terlalu banyak duduk atau berdiri, kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, dan dapat terjadi juga pada wanita hamil.Gejala Wasir
Penderita wasir seringkali mengalami sembelit, terdapat bercak darah pada tinja, gatal di sekitar anus. Kadang wasir bisa mengeluarkan lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan
Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuknya pembekuan darah. Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya.
Pencegahan Dan Pengobatan Wasir
Pencegahan sekaligus pengobatan untuk wasir adalah dengan mengubah pola hidup. Yakni membiasakan untuk mengkonsumsi makanan berserat, rajin berolahraga, banyak minum air putih, dan melakukan gerakan lain selain duduk.
Namun jika wasir sudah akut maka perlu dilakukan terapi sesuai anjuran ahli medis. Tujuan utama pengobatan wasir adalah melancarkan sirkulasi darah di daerah anus dan menghilangkan tonjolan, bengkak, dan pendarahan. Jika keadaan wasir mencapai stadium lanjut maka dilakukan operasi
Sumber : http://obatpropolis.com/wasir-atau-ambien
Mengobati Ambien Dan Eksim | Mengobati Wasir Parah
Tuesday, 1 June 2010
Menkes: Contohlah Padangpanjang

Senin, 31 Mei 2010 21:41 WIB
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih.
Padangpanjang (ANTARA News) - Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, Kota Padangpanjang, Sumbar, patut menjadi contoh dalam mewujudkan kota sehat dan bersih, karena tak hanya berupaya menetapkan kawasan bebas asap rokok tetapi juga gencar mempromosikan tanaman organik.
"Kita mengimbau kabupaten dan kota lain di Indonesia untuk mencontoh Kota Padangpanjang, soal upaya menjadikan daerah bebas rokok dan mewujudkan kota sehat dan bersih," kata Menkes seusai Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Lapangan Gunung Sejati, Padangpanjang, Senin.
Menurut Menkes, penerapan kawasan bebas asap rokok di daerah lain sangat tergantung pada komitmen kepala daerahnya dan jika bupati dan wali kota mempunyai komitmen terhadap kesehatan masyarakatnya, maka kendala bisa diatasi.
Menyinggung soal target, Menkes mengatakan, "Kita (pemerintah) hanya mengimbau karena untuk menjadikan kawasan bebas tembakau/rokok adalah wewenang pimpinan daerah."
Kendati demikian, apa yang telah dimulai Kota Padangpanjang dalam upaya mewujudkan sebagai kota sehat, bisa dicontoh dan diikuti daerah lain.
"Pemkot Padangpanjang sangat gencar juga mempromosikan dan pengembangan tanaman organik, sehingga daerah ini akan betul-betul bersih dan sehat," kata Menkes.
Pada kesempatan itu, Menkes menyerahkan bantuan kendaraan khusus Penyakit Tidak Menular sebagai media edukasi, deteksi dini faktor resiko PTM dan evakuasi korban untuk masyarakat Padangpanjang.
Peringatan HTTS 2010 dihadiri Gubernur Sumbar, Marlis Rahman, bupati dan wali kota di Sumbar, serta pejabat dari Menkes serta utusan dari WHO dan Komisi Nasional Perlindungan Anak.(*)
KR-SA/H-KWR
http://www.antaranews.com/berita/1275316892/menkes-contohlah-padangpanjang
Go Green, Seberapa 'Hijau' Diri Anda?
Selasa, 01/06/2010 15:45 WIB
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Dampak pemanasan global mendorong aktivis lingkungan hidup untuk menyerukan gerakan go green atau kembali ke alam. Mendukung go green juga semestinya tahu apa saja gerakan kembali ke alam itu.
Kampanye go green memunculkan berbagai istilah baru yang kadang tidak banyak dipahami, misalnya 'makanan organik'. Seberapa 'hijau' Anda memahami istilah-istilah go green?
Berikut ini adalah pengertian dari beberapa istilah yang banyak digunakan dalam kampanye go green, dikutip dari Discovery, Selasa (1/6/2010).
Sustainable Practices (praktik yang berkelanjutan)
Merupakan metode untuk mendapatkan bahan pangan dengan cara yang sehat dan ramah bagi konsumen, pekerja dan binatang, tidak membahayakan lingkungan, memberikan keuntungan yang adil bagi petani, serta mendukung pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Fair Trade (perdagangan yang adil)
Merupakan tawaran kerjasama yang meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bagi petani dan keluarganya, memungkinkan bagi petani untuk menyekolahkan anaknya lebih tinggi, dan mendapatkan bibit untuk pertanian. Sebagian keuntungan dari kerjasama fair trade digunakan untuk proyek komunitas, dan kadang-kadang untuk
memberikan pelatihan teknik pertanian organik.
Bahan makanan yang diberi label organik tidak boleh ditanam dengan pupuk buatan, kimia ataupun limbah pemukiman, tidak boleh dimodifikasi secara genetis maupun terpapar radiasi.
Daging atau unggas organik harus diberi makan dengan pakan organik, tidak boleh diberi antibiotik maupun hormon. Ternak harus diberi akses ke luar kandang, dan pemamah biak harus bisa menemukan padang rumput di sekitarnya.
Certified Organic (sertifikat organik)
Label ini menunjukkan bahwa suatu produk agrikultur telah diproses sesuai standar Departemen Agrikultur AS (USDA).
Free Range (lahan yang bebas)
Istilah ini digunakan untuk unggas yang tidak dikandangkan dan mendapat akses langsung ke lingkungan alami. USDA hanya memberikan sertifikat Free Range pada ternak dan produk yang dihasilkan (termasuk telur), sedangkan unggas liar tidak termasuk di dalamnya.
Antibiotic Free (bebas antibiotik)
Label ini diberikan pada ternak yang tidak pernah mendapat antibiotik selama hidupnya. Apabila ada yang sakit, ternak tersebut dipisahkan dari kumpulannya lalu dirawat, tetapi tidak boleh diberi label Antibiotic Free.
No Hormones Administered (Tanpa tambahan hormon)
Ternak yang mendapat label ini tumbuh normal tanpa diberi disuntik hormon apapun. Hukum di AS melarang pemberian hormon pada babi dan unggas.
Pesticides/Pesticide Residue (sisa pestisida)
Pestisida diperlukan untuk mengusir berbagai jenis hama yang ada di kandang ternak seperti kutu, kecoa, tikus. Hingga batas tertentu, residu pestisida pada produk unggas masih diperbolehkan.
Feng Shui
Merupakan praktik geomantik China yang bertujuan menyelaraskan diri dengan alam. Dalam Bahasa China, kata feng shui berarti angin dan air.
Acupuncture
Praktik pengobatan dari China dengan menusukkan jarum steril pada titik tertentu untuk meredakan penyakit maupun rasa nyeri.
Homeopathy
Merupakan praktik medis alternatif yang mengutamakan keselarasan dengan alam. Prinsipnya, suatu penyakit bisa disembuhkan dengan memberikan racun penyebab penyakit itu sendiri dalam dosis tertentu.
Naturopathy
Merupakan prosedur penanganan penyakit yang sebisa mungkin menghindari bedah dan obat-obatan. Media yang digunakan bisa berupa air, udara, sinar matahari maupun peralatan elektronik modern.
Osteopathy
Merupakan sistem pengobatan yang mendasarkan pada keutuhan integritas struktural. Rasa sakit bisa diperoleh ketika suatu bagian tubuh dimanipulasi oleh obat atau tindakan medis seperti pembedahan, sehingga harus dikembalikan seperti semula dengan pemijatan atau cara lain.
(up/ir)
http://health.detik.com/read/2010/06/01/154552/1367636/766/go-green-seberapa-hijau-diri-anda?l991101755
Read more ...
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Dampak pemanasan global mendorong aktivis lingkungan hidup untuk menyerukan gerakan go green atau kembali ke alam. Mendukung go green juga semestinya tahu apa saja gerakan kembali ke alam itu.
Kampanye go green memunculkan berbagai istilah baru yang kadang tidak banyak dipahami, misalnya 'makanan organik'. Seberapa 'hijau' Anda memahami istilah-istilah go green?
Berikut ini adalah pengertian dari beberapa istilah yang banyak digunakan dalam kampanye go green, dikutip dari Discovery, Selasa (1/6/2010).
Sustainable Practices (praktik yang berkelanjutan)
Merupakan metode untuk mendapatkan bahan pangan dengan cara yang sehat dan ramah bagi konsumen, pekerja dan binatang, tidak membahayakan lingkungan, memberikan keuntungan yang adil bagi petani, serta mendukung pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Fair Trade (perdagangan yang adil)
Merupakan tawaran kerjasama yang meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bagi petani dan keluarganya, memungkinkan bagi petani untuk menyekolahkan anaknya lebih tinggi, dan mendapatkan bibit untuk pertanian. Sebagian keuntungan dari kerjasama fair trade digunakan untuk proyek komunitas, dan kadang-kadang untuk
memberikan pelatihan teknik pertanian organik.
Bahan makanan yang diberi label organik tidak boleh ditanam dengan pupuk buatan, kimia ataupun limbah pemukiman, tidak boleh dimodifikasi secara genetis maupun terpapar radiasi.
Daging atau unggas organik harus diberi makan dengan pakan organik, tidak boleh diberi antibiotik maupun hormon. Ternak harus diberi akses ke luar kandang, dan pemamah biak harus bisa menemukan padang rumput di sekitarnya.
Certified Organic (sertifikat organik)
Label ini menunjukkan bahwa suatu produk agrikultur telah diproses sesuai standar Departemen Agrikultur AS (USDA).
Free Range (lahan yang bebas)
Istilah ini digunakan untuk unggas yang tidak dikandangkan dan mendapat akses langsung ke lingkungan alami. USDA hanya memberikan sertifikat Free Range pada ternak dan produk yang dihasilkan (termasuk telur), sedangkan unggas liar tidak termasuk di dalamnya.
Antibiotic Free (bebas antibiotik)
Label ini diberikan pada ternak yang tidak pernah mendapat antibiotik selama hidupnya. Apabila ada yang sakit, ternak tersebut dipisahkan dari kumpulannya lalu dirawat, tetapi tidak boleh diberi label Antibiotic Free.
No Hormones Administered (Tanpa tambahan hormon)
Ternak yang mendapat label ini tumbuh normal tanpa diberi disuntik hormon apapun. Hukum di AS melarang pemberian hormon pada babi dan unggas.
Pesticides/Pesticide Residue (sisa pestisida)
Pestisida diperlukan untuk mengusir berbagai jenis hama yang ada di kandang ternak seperti kutu, kecoa, tikus. Hingga batas tertentu, residu pestisida pada produk unggas masih diperbolehkan.
Feng Shui
Merupakan praktik geomantik China yang bertujuan menyelaraskan diri dengan alam. Dalam Bahasa China, kata feng shui berarti angin dan air.
Acupuncture
Praktik pengobatan dari China dengan menusukkan jarum steril pada titik tertentu untuk meredakan penyakit maupun rasa nyeri.
Homeopathy
Merupakan praktik medis alternatif yang mengutamakan keselarasan dengan alam. Prinsipnya, suatu penyakit bisa disembuhkan dengan memberikan racun penyebab penyakit itu sendiri dalam dosis tertentu.
Naturopathy
Merupakan prosedur penanganan penyakit yang sebisa mungkin menghindari bedah dan obat-obatan. Media yang digunakan bisa berupa air, udara, sinar matahari maupun peralatan elektronik modern.
Osteopathy
Merupakan sistem pengobatan yang mendasarkan pada keutuhan integritas struktural. Rasa sakit bisa diperoleh ketika suatu bagian tubuh dimanipulasi oleh obat atau tindakan medis seperti pembedahan, sehingga harus dikembalikan seperti semula dengan pemijatan atau cara lain.
(up/ir)
http://health.detik.com/read/2010/06/01/154552/1367636/766/go-green-seberapa-hijau-diri-anda?l991101755
10 Fakta Buruk Tembakau
Senin, 31 Mei 2010 18:01 WIB
World No Tobacco Day
Penulis : Ikarowina Tarigan
BERSAMAAN dengan Hari Bebas Tembakau Sedunia, CENTERS for Disease Control (CDC) mempublikasikan artikel di Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) edisi 28 Mei. Artikel terbut mengangkat isu gender dan penggunaan tembakau.
Artikel berjudul "Differences by Sex in Tobacco Use and Awareness of Tobacco Marketing—Bangladesh,Thailand, and Uruguay, 2009," ini menggunakan data dari Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2009 untuk memeriksa perbedaan gender dalam penggunaan tembakau dan kesadaran pemasaran tembakau di Bangladesh, Thailand dan Uruguay.
GATS merupakan survei nasional yang dilakukan di kalangan partisipan berusia 15 atau lebih. Survei ini menggunakan kuesioner standar dan konsisten, disain sampel, kumpulan data dan protokol manajemen untuk memastikan perbandingan di negara-negara tersebut.
Artikel ini menemukan, meskipun penggunaan produk tembakau berasap di Bangladesh dan Thailand di kalangan perempuan lebih sedikit, penggunaan tembakau tanpa asap di kalangan perempuan lebih besar atau setara dengan lelaki.
Berikut beberapa fakta lain dari CDC:
1. Sekitar 200 juta perempuan adalah perokok dan 800 juta lelaki adalah perokok. Secara umum, sembilan persen perempuan merokok dibandingkan dengan 40 persen pada lelaki.
2. Pada lima puluh persen dari 151 negara, jumlah remaja perempuan yang merokok setara dengan jumlah remaja laki-laki.
3. Remaja laki-laki dan perempuan mulai menggunakan tembakau dengan alasan yang berbeda. Remaja perempuan cenderung merokok akibat keyakinan salah bahwa merokok merupakan cara yang bagus untuk mengontrol berat badan. Selain itu, remaja perempuan juga merokok akibat kurangnya rasa percaya diri.
4. Penggunaan tembakau membunuh sekitar 1,5 juta perempuan per tahun. Dari jumlah ini, sekitar 75 persen hidup di negara-negara berpenghasilan rendah hingga sedang. Berdasarkan perkiraan, penggunaan tembakau bisa membunuh 2,5 juta perempuan dan 5,5 juta lelaki.
5. Perempuan merupakan salah satu terget terbesar dari iklan industri tembakau yang mengaitkan penggunaan tembakau dengan konsep kecantikan, harga diri dan kebebasan.
6. Perempuan merupakan konsumen utama rokok ‘light’. Strategi pemasaran menyesatkan perempuan untuk meyakini bahwa 'light' berarti lebih aman. Mereka yang menghisap rokok 'light' seringkali menghirup asap rokok mereka lebih dalam dan lebih sering untuk mendapatkan jumlah nikotin yang diinginkan.
7. Penggunaan tembakau membahayakan perempuan dengan cara yang berbeda dari lelaki. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko melahirkan prematur, melahirkan bayi dalam keadan meninggal dan kematian saat lahir serta mengurangi jumlah air susu ibu. Selain itu, merokok juga bisa meningkatkan risiko kanker payudara, kanker leher rahim, penyakit paru-paru dan jantung.
8. Asap dari perokok lain membunuh lebih banyak perempuan dibandingkan lelaki. Asap dari perokok lain membunuh 430.000 orang dewasa per tahun. Sekitar 64 persen di antaranya adalah perempuan.
9. Perempuan dan anak-anak seringkali kekurangan daya untuk melindungi rumah, tempat kerja dan area publik dari asap rokok orang lain.
10. Perempuan merupakan satu bagian penting dari target strategi kontrol tembakau. Lebih banyak perempuan yang buta huruf dibandingkan lelaki sehingga diperlukan upaya lebih besar untuk mencegah penggunaan tembakau di kalangan perempuan. (IK/OL-08)
http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/05/31/2648/2/10-Fakta-Buruk-Tembakau
Read more ...
World No Tobacco Day
Penulis : Ikarowina Tarigan
BERSAMAAN dengan Hari Bebas Tembakau Sedunia, CENTERS for Disease Control (CDC) mempublikasikan artikel di Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) edisi 28 Mei. Artikel terbut mengangkat isu gender dan penggunaan tembakau.
Artikel berjudul "Differences by Sex in Tobacco Use and Awareness of Tobacco Marketing—Bangladesh,Thailand, and Uruguay, 2009," ini menggunakan data dari Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2009 untuk memeriksa perbedaan gender dalam penggunaan tembakau dan kesadaran pemasaran tembakau di Bangladesh, Thailand dan Uruguay.
GATS merupakan survei nasional yang dilakukan di kalangan partisipan berusia 15 atau lebih. Survei ini menggunakan kuesioner standar dan konsisten, disain sampel, kumpulan data dan protokol manajemen untuk memastikan perbandingan di negara-negara tersebut.
Artikel ini menemukan, meskipun penggunaan produk tembakau berasap di Bangladesh dan Thailand di kalangan perempuan lebih sedikit, penggunaan tembakau tanpa asap di kalangan perempuan lebih besar atau setara dengan lelaki.
Berikut beberapa fakta lain dari CDC:
1. Sekitar 200 juta perempuan adalah perokok dan 800 juta lelaki adalah perokok. Secara umum, sembilan persen perempuan merokok dibandingkan dengan 40 persen pada lelaki.
2. Pada lima puluh persen dari 151 negara, jumlah remaja perempuan yang merokok setara dengan jumlah remaja laki-laki.
3. Remaja laki-laki dan perempuan mulai menggunakan tembakau dengan alasan yang berbeda. Remaja perempuan cenderung merokok akibat keyakinan salah bahwa merokok merupakan cara yang bagus untuk mengontrol berat badan. Selain itu, remaja perempuan juga merokok akibat kurangnya rasa percaya diri.
4. Penggunaan tembakau membunuh sekitar 1,5 juta perempuan per tahun. Dari jumlah ini, sekitar 75 persen hidup di negara-negara berpenghasilan rendah hingga sedang. Berdasarkan perkiraan, penggunaan tembakau bisa membunuh 2,5 juta perempuan dan 5,5 juta lelaki.
5. Perempuan merupakan salah satu terget terbesar dari iklan industri tembakau yang mengaitkan penggunaan tembakau dengan konsep kecantikan, harga diri dan kebebasan.
6. Perempuan merupakan konsumen utama rokok ‘light’. Strategi pemasaran menyesatkan perempuan untuk meyakini bahwa 'light' berarti lebih aman. Mereka yang menghisap rokok 'light' seringkali menghirup asap rokok mereka lebih dalam dan lebih sering untuk mendapatkan jumlah nikotin yang diinginkan.
7. Penggunaan tembakau membahayakan perempuan dengan cara yang berbeda dari lelaki. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko melahirkan prematur, melahirkan bayi dalam keadan meninggal dan kematian saat lahir serta mengurangi jumlah air susu ibu. Selain itu, merokok juga bisa meningkatkan risiko kanker payudara, kanker leher rahim, penyakit paru-paru dan jantung.
8. Asap dari perokok lain membunuh lebih banyak perempuan dibandingkan lelaki. Asap dari perokok lain membunuh 430.000 orang dewasa per tahun. Sekitar 64 persen di antaranya adalah perempuan.
9. Perempuan dan anak-anak seringkali kekurangan daya untuk melindungi rumah, tempat kerja dan area publik dari asap rokok orang lain.
10. Perempuan merupakan satu bagian penting dari target strategi kontrol tembakau. Lebih banyak perempuan yang buta huruf dibandingkan lelaki sehingga diperlukan upaya lebih besar untuk mencegah penggunaan tembakau di kalangan perempuan. (IK/OL-08)
http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/05/31/2648/2/10-Fakta-Buruk-Tembakau
Warga Berjatuhan, Warga Sawah Besar Minta Fogging
Selasa, 1 Juni 2010 - 17:20 WIB
GAMBIR (Pos Kota) – Warga RW 01 Kelurahan Kebon Kelapa, Sawah Besar, meminta Pemda Jakarta Pusat segera mengadakan pengasapan (fogging) di permukiman mereka. Permintaan itu sehubungan sudah jatuhnya korban penyakit demam berdarah dengue di wilayah itu.
“Setidaknya sudah empat orang warga di RW 01 Kebon Kelapa ini yang menderita penyakit demam berdarah. Maka, kalau tidak segera diadakan pengasapan, kemungkinan akan bertambah jumlah warga yang menderita penyakit itu,”ujar Budi, warga, Selasa (1/6).
Ia mengungkapkan, salah satu korban DBD di RW 01 Kebon Kelapa adalah keponakannya sendiri, dan sempat dirawat di RS Tarakan. “Maka, sebelum timbul korban lainnya, kami sebagai warga mengharapkan Pemda Jakarta Pusat, mengadakan pengasapan,”ujarnya.
Sebenarnya, warga telah berusaha meminta pihak RS Tarakan untuk mengadakan pengasapan di wilayah RW 01. Namun, permintaan tersebut tidak mendapat tanggapan dari RS Tarakan. “Ada warga kami yang sudah meminta pihak RS Tarakan mengadakan pengasapan, namun tidak mendapat tanggapan. Sehingga korban DBD bertambah terus,”katanya.
Penyakit DBD yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti hingga kini masih menakutkan bagi warga Jakarta Pusat. Hal itu dapat dimaklumi, karena jumlah korban yang terus meningkat. Sejak Januari hingga Mei 2010 saja, tercatat sudah 958 kasus DBD di wilayah Jakpus, dengan kasus tertinggi terdapat di Kecamatan Kemayoran sejumlah 254 kasus. Pada bulan Mei lalu, tercatat 13 kasus DBD, dengan korban berusia 15 hingga 44 tahun.
Sementara itu Camat Gambir Syamsudin L, yang dihubungi terkait permintaan warga untuk diadakannya fogging guna mencegah lebih banyak lagi korban DBD di RW 01 Kebon Kelapa, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan jajaran Puskesmas Gambir.
“Saya akan sesegera mungkin memenuhi permintaan warga untuk diadakan pengasapan. Saya akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas,”ujarnya. (bambang/dms)
http://www.poskota.co.id/metro/2010/06/01/warga-berjatuhan-warga-sawah-besar-minta-fogging
Read more ...
GAMBIR (Pos Kota) – Warga RW 01 Kelurahan Kebon Kelapa, Sawah Besar, meminta Pemda Jakarta Pusat segera mengadakan pengasapan (fogging) di permukiman mereka. Permintaan itu sehubungan sudah jatuhnya korban penyakit demam berdarah dengue di wilayah itu.
“Setidaknya sudah empat orang warga di RW 01 Kebon Kelapa ini yang menderita penyakit demam berdarah. Maka, kalau tidak segera diadakan pengasapan, kemungkinan akan bertambah jumlah warga yang menderita penyakit itu,”ujar Budi, warga, Selasa (1/6).
Ia mengungkapkan, salah satu korban DBD di RW 01 Kebon Kelapa adalah keponakannya sendiri, dan sempat dirawat di RS Tarakan. “Maka, sebelum timbul korban lainnya, kami sebagai warga mengharapkan Pemda Jakarta Pusat, mengadakan pengasapan,”ujarnya.
Sebenarnya, warga telah berusaha meminta pihak RS Tarakan untuk mengadakan pengasapan di wilayah RW 01. Namun, permintaan tersebut tidak mendapat tanggapan dari RS Tarakan. “Ada warga kami yang sudah meminta pihak RS Tarakan mengadakan pengasapan, namun tidak mendapat tanggapan. Sehingga korban DBD bertambah terus,”katanya.
Penyakit DBD yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti hingga kini masih menakutkan bagi warga Jakarta Pusat. Hal itu dapat dimaklumi, karena jumlah korban yang terus meningkat. Sejak Januari hingga Mei 2010 saja, tercatat sudah 958 kasus DBD di wilayah Jakpus, dengan kasus tertinggi terdapat di Kecamatan Kemayoran sejumlah 254 kasus. Pada bulan Mei lalu, tercatat 13 kasus DBD, dengan korban berusia 15 hingga 44 tahun.
Sementara itu Camat Gambir Syamsudin L, yang dihubungi terkait permintaan warga untuk diadakannya fogging guna mencegah lebih banyak lagi korban DBD di RW 01 Kebon Kelapa, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan jajaran Puskesmas Gambir.
“Saya akan sesegera mungkin memenuhi permintaan warga untuk diadakan pengasapan. Saya akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas,”ujarnya. (bambang/dms)
http://www.poskota.co.id/metro/2010/06/01/warga-berjatuhan-warga-sawah-besar-minta-fogging
Ratusan Ribu Keluarga di Banyuwangi Belum Menikmati Listrik
Selasa, 01 Juni 2010 | 17:07 WIB
TEMPO Interaktif, Banyuwangi - Sebanyak 164.112 kepala keluarga atau sebesar 35 persen dari 473.575 KK di Banyuwangi, Jawa Timur, belum menikmati listrik.
Supervisor Pemasaran PLN Banyuwangi, Setyo Bhakti, mengatakan sebagian besar keluarga yang belum menikmati listrik tersebut berada di daerah pelosok yang sulit terjangkau. "Apalagi populasi mereka dalam satu dusun juga kecil," kata Setyo kepada wartawan, Selasa (1/6).
Kecamatan yang keluarganya banyak belum teraliri listrik yakni di Kecamatan Wongsorejo sebanyak 13.263 KK. Berikutnya, di Kecamatan Licin yakni 5.567 KK.
Tahun ini PLN akan membangun 30 gardu trafo sebagai bagian dari program listrik masuk desa. Program itu, kata dia, akan menjangkau 3 ribu pelanggan yang diprioritaskan di Kecamatan Wongsorejo dan Licin.
Setyo mengakui selama ini program listrik masuk desa belum maksimal karena PLN masih terkendala anggaran. Terlebih lagi, angka tunggakan pelanggan PLN juga cukup tinggi sehingga keuangan PLN Banyuwangi menjadi defisit.
Pada 2009, terdapat 25 ribu pelanggan rumah tangga dan 20 pelanggan industri yang menunggak dengan nilai tunggakan sebesar Rp 2,7 miliar.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Peni Handayani, mengatakan, pemerintah Banyuwangi tahun ini menghapus anggaran bantuan listrik untuk masyarakat. Padahal tahun lalu, anggaran bantuan listrik ini mencapai Rp 3 miliar.
Menurut Peni, anggaran listrik ditiadakan karena terbatasnya keuangan daerah. "Banyak anggaran lain juga dikurangi," ujarnya.
IKA NINGTYAS
http://www.tempointeraktif.com/hg/surabaya/2010/06/01/brk,20100601-251903,id.html
Read more ...
TEMPO Interaktif, Banyuwangi - Sebanyak 164.112 kepala keluarga atau sebesar 35 persen dari 473.575 KK di Banyuwangi, Jawa Timur, belum menikmati listrik.
Supervisor Pemasaran PLN Banyuwangi, Setyo Bhakti, mengatakan sebagian besar keluarga yang belum menikmati listrik tersebut berada di daerah pelosok yang sulit terjangkau. "Apalagi populasi mereka dalam satu dusun juga kecil," kata Setyo kepada wartawan, Selasa (1/6).
Kecamatan yang keluarganya banyak belum teraliri listrik yakni di Kecamatan Wongsorejo sebanyak 13.263 KK. Berikutnya, di Kecamatan Licin yakni 5.567 KK.
Tahun ini PLN akan membangun 30 gardu trafo sebagai bagian dari program listrik masuk desa. Program itu, kata dia, akan menjangkau 3 ribu pelanggan yang diprioritaskan di Kecamatan Wongsorejo dan Licin.
Setyo mengakui selama ini program listrik masuk desa belum maksimal karena PLN masih terkendala anggaran. Terlebih lagi, angka tunggakan pelanggan PLN juga cukup tinggi sehingga keuangan PLN Banyuwangi menjadi defisit.
Pada 2009, terdapat 25 ribu pelanggan rumah tangga dan 20 pelanggan industri yang menunggak dengan nilai tunggakan sebesar Rp 2,7 miliar.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Peni Handayani, mengatakan, pemerintah Banyuwangi tahun ini menghapus anggaran bantuan listrik untuk masyarakat. Padahal tahun lalu, anggaran bantuan listrik ini mencapai Rp 3 miliar.
Menurut Peni, anggaran listrik ditiadakan karena terbatasnya keuangan daerah. "Banyak anggaran lain juga dikurangi," ujarnya.
IKA NINGTYAS
http://www.tempointeraktif.com/hg/surabaya/2010/06/01/brk,20100601-251903,id.html
Subscribe to:
Posts (Atom)


















