IKLAN BULAN INI

Showing posts with label Cosmetics. Show all posts
Showing posts with label Cosmetics. Show all posts

Wednesday, 10 February 2010

Kunyit Bikin Kulit Jadi Cantik

Sabtu, 6 Februari 2010 18:18 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Kunyit atau sering disebut kunir, memiliki nama latin Curcuma longa merupakan tanaman rempah yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Selain dimanfaatkan untuk bumbu penyedap dalam masakan, kunyit juga bermanfaat dalam dunia kesehatan dan kecantikan. Bicara soal dunia kecantikan, pada jaman dahulu para putri keraton menggunakan khasiat kunyit ini untuk merawat kehalusan dan kelembutan kulitnya dengan mengenakannya sebagai lulur atau masker.

Tak heran jika putri-putri jaman dulu selalu wangi dan terlihat cantik bukan?

Seiring dengan perkembangan teknologi, kunyit kemudian memang digunakan sebagai bahan kosmetika, baik untuk lulur, tabir surya, dan masker. Disebutkan bahwa senyawa THCs tetrahydrocurcuminoids pada kunyit bermanfaat sebagai antioksidan dan mencerahkan kulit.

Manfaat lain yang pastinya didambakan oleh semua wanita adalah membuat kulit menjadi halus dan lembut. Penasaran bagaimana caranya? Berikut ramuannya.

Kunyit: Membuat kulit lebih bersinar

Campurkan bubuk kunyit dengan jeruk nipis, dan beberapa tetes minyak zaitun. Maskerkan di wajah dan biarkan selama kurang lebih 15-20 menit. Basuh dengan air dingin, dan lakukan setiap hari. Niscaya wajah Anda akan lebih bersinar dan cerah hanya dalam waktu 20 - 30 hari.(Kpl/****)

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/02/06/10262/Kunyit-Bikin-Kulit-Jadi-Cantik
Read more ...

Mualaf Kanada Ciptakan Kosmetik Halal Pertama

Rabu, 10 Februari 2010 19:27

DUBAI (SuaraMedia News) - Bagi perempuan Muslim yang merasa mereka melanggar ajaran Islam dengan menggunakan krim kulit dengan alkohol dan residu babi, Layla Mandi memiliki jawabannya: kosmetik "halal".

Penata rias Kanada yang masuk Islam tersebut sedanga memasarkan kosmetik yang disebut OnePure, yang katanya memiliki kemewahan seperti merek internasional dikurangi elemen yang dilarang di bawah hukum Islam.

"Ada substansi turunan dari babi dan alkohol di sebagian besar produk kosmetik, jadi umat Islam harus benar-benar menggunakan sesuatu yang lain," kata Mandi.

Dari perbankan Islam hingga hotel bebas alkohol, produk yang ditandai halal telah menjadi populer di kalangan Muslim yang taat.

Di bawah konsep halal, daging babi dan produk sampingannya, alkohol dan hewan yang tidak disembelih menurut prosedur Al-Quran, dilarang.

Muslim yang ketat dengan shariah di seluruh dunia hanya membeli makanan halal tetapi pasar untuk kosmetik halal masih dalam masa merangkak di Asia dan merupakan hal baru bagi umat Islam di dunia Arab.

Produk tersebut biasanya tidak dijual di toko namun bisa dibeli di Internet dari toko online di Malaysia, Yordania, dan Inggris.

"Muslim tidak mau pergi berkeliling dan berdoa lima kali sehari dengan memakai residu babi pada tubuh mereka," kata Mandi, yang berusia di awal tiga puluhan dan berbalut abaya hitam ramping, dengan rambut pirang yang menyembul dari bawah kerudungnya.

"Saya datang ke Timur Tengah untuk mempelajari lebih lanjut tentang kebutuhan orang-orang di sana. Kebanyakan dari mereka cukup terkejut ketika saya memberitahu mereka ada produk-produk daging babi dalam perawatan kulit mereka jadi mereka sangat tertarik."

Menurut Mandi, asam lemak dan gelatin digunakan dalam pelembab, shampoo, masker wajah dan lipstik serta barang-barang lainnya sering diekstrak dari babi.

Bertekad untuk menciptakan produk yang halal, Mandi mengumpulkan bersama-sama dokter kulit dan ahli kimia dan mengatakan kepada mereka idenya: kosmetik dan produk perawatan kulit bebas dari babi dan alkohol.

OnePure menjamin itu, katanya. Dan untuk mendapatkan pijakan di usaha yang sangat kompetitif, Mandi menawarkan produk yang datang dalam bungkusnya yang mewah.

"Saya ingin kemasan yang benar-benar mewah, untuk berbicara kepada orang-orang muda dan orang tua, untuk semua orang. Saya tidak ingin orang-orang bilang; ‘saya benar-benar ingin membeli produk yang halal tapi kemasannya tidak terlihat meyakinkan tenang’,' "katanya.

Dipuji sebagai merek kosmetik halal pertama di Timur Tengah, produk OnePure bersertifikat di Malaysia oleh badan Islam yang juga mengeluarkan sertifikat untuk daging dan barang-barang konsumen lainnya untuk umat Islam.

Mandi Sejauh ini telah menjual secara online, di Saudi Airlines, pelanggan pertamanya sejak Juli, dan sebuah butik kecil di area kelas atas Souk Al-Bahar di kompleks Burj Dubai yang memiliki menara tertinggi di dunia.

"Kosmetik itu dirancang khusus untuk wanita di GCC (Gulf Cooperation Council). Saya berencana untuk meluncurkan produk bagi laki-laki, tetapi untuk sekarang, hanya untuk perempuan," kata Mandi. "Ada selera untuk itu di wilayah ini."

Tetapi beberapa di industri make-up telah menyatakan sikap skeptis tentang kosmetik halal, menolak ide-ide pemasaran seperti yang dipunyai Mandi yang dianggap memanfaatkan kebutuhan akan produk yang benar sesuai agama.

"Saya merasa itu lebih tentang pemasaran," kata Noura Hamdi, manajer pemasaran di sebuah butik Body Shop di Dubai. "Kami toh tidak menggunakan produk hewani dalam produk-produk kami," kata Hamdi, menambahkan bahwa alkohol yang terdapat dalam kosmetik dan produk perawatan kulit yang dijual di tokonya "bukan alkohol murni."

"Pelanggan tidak akan meminumnya. Itu adalah sesuatu yang dipakai pada tubuh atau pakaian jadi tidak berhubungan dengan halal atau haram atau agama," kata Hamdi. "Masalahnya bukan apakah itu halal atau haram, itu lebih tentang keuntungan suatu produk."

Tapi ulama senior di Dar al-Iftaa, Uni Emirat Arab, yang mengeluarkan fatwa, atau maklumat keagamaan, tidak setuju.

"Jika salah satu produk kosmetik mengandung turunan babi atau alcohol, maka produk tersebut tidak boleh digunakan karena telah terkontaminasi dan tentunya orang tidak ingin menerapkan produk terkontaminasi tubuh mereka," kata ulama itu, yang tidak memiliki izin untuk mengidentifikasi dirinya sendiri dalam tugasnya dalam menjawab pertanyaan Muslim melalui telepon. (iw/afp) Dikutip oleh www.suaramedia.com

http://www.suaramedia.com/ekonomi-bisnis/strategi-bisnis/10477-mualaf-kanada-ciptakan-kosmetik-halal-pertama.html
Read more ...

Friday, 5 February 2010

Waspadai Efek Samping 'Hair Extention'

Sabtu, 6 Februari 2010 | 06:55 WIB

KOMPAS.com — Teknologi sambung rambut (hair extention) bak sentuhan ajaib yang bisa mengubah tampilan seseorang dalam sekejap. Dalam hitungan jam, Anda bisa mengubah rambut bob simetris menjadi panjang terurai berkat hair extention. Tak heran jika hair extention banyak dicari kaum wanita, khususnya yang senang bereksperimen dengan pelbagai gaya rambut.

Namun, belakangan ini sejumlah pakar rambut justru menyatakan bahwa hair extention berbahaya. Di Inggris bahkan muncul ide pelarangan hair extention setelah menjamurnya salon yang menawarkan jasa sambung rambut dengan harga murah tanpa diiringi dengan kualitas.

The Trichological Society, sebuah kelompok pakar rambut, menyatakan, penyambungan rambut yang dikerjakan secara sembarangan bisa menyebabkan kebotakan di tempat tertentu serta apolecia (kerontokan rambut dalam jumlah besar dan mengarah pada kebotakan).

"Orang yang melakukan hair extention berharap penampilannya menjadi makin cantik, tetapi yang sering terjadi sebaliknya. Memakai rambut yang disambung dengan lem dalam waktu lama bisa merusak rambut secara permanen," kata Barry Stevens, pakar rambut.

Laporan yang dipublikasikan dalam The British Journal of Dermatology juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai efek samping dari hair extention. Para peneliti di Amerika Serikat dan Italia juga menyatakan, masalah yang ditimbulkan oleh teknologi sambung rambut banyak dialami konsumen hair extention.

Setelah bertahun-tahun meneliti ribuan kulit kepala dan rambut wanita, Barry Stevens dan koleganya berpendapat, penyambungan rambut yang biasanya menggunakan lem, dijahit, atau disambung dengan cincin metal harus dilarang.

"Hair extention menarik setiap helai rambut. Selain berat, rambut yang disambung juga tidak menyerap air dan bisa menjadi rontok dengan cepat," katanya. Ia juga menyebutkan, karena sedang menjadi tren, banyak salon yang menawarkan rambut sambungan dengan harga murah. Padahal, kualitas rambut juga menentukan kesehatan rambut dan kulit kepala.

"Rambut yang murah sering kali tersangkut di sisir atau kusut. Akibatnya, kita harus memaksanya dan menyebabkan rambut rontok," ujarnya.

Ide pelarangan sambung rambut mendapat tentangan dari para hairdresser. Shola Rose, salah seorang penata rambut senior di London, Inggris, mengatakan, orang yang melakukan hair extention seharusnya melakukan perawatan rutin.

"Konsumen kami selalu diingatkan untuk melepas rambut dan mencucinya secara berkala sehingga terhindar dari masalah rambut," katanya. Namun, ia juga mengakui banyak salon yang tidak melakukan prosedur penyambungan dengan benar.

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/02/06/06555969/Waspadai.Efek.Samping.Hair.Extention
Read more ...