IKLAN BULAN INI

Showing posts with label Alcohol. Show all posts
Showing posts with label Alcohol. Show all posts

Sunday, 11 May 2014

Download Kekuatan Pikiran | Cara Mempengaruhi Orang Lain dengan Kekuatan Pikiran

Rahasia mengenai potensi dan kekuatan pikiran manusia telah menjadi obyek penelitian selama bertahun-tahun. Penelitian yang serius dengan hasil yang sangat mengejutkan dilakukan oleh Jose Silva, seorang dokter dan ahli eletronik. Mengenai Penemuan Jose Silva kami berikan sebagai bonus pada halaman download. Silahkan anda download sendiri (maaf .... dalam bahasa Inggris karena kami memberikan produk aslinya sebagai bonus).

Ni tokoh ahli kekuatan pikiran yang terkenal bro...:


Ada banyak hal yang ditemukan. Misalnya bahwa semua manusia memiliki ESP (Extra Sensory Perception) atau yang sering disebut indra ke-6 atau intuisi sejak lahir, pikiran bawah sadar manusia dapat mewujudkan keajaiban, dan masih banyak lagi. Akan tetapi kita tidak punya waktu untuk membahasnya secara rinci di sini.


Sehubungan dengan teknik SUBJECTIVE COMMUNICATION ada beberapa FAKTA dari hasil penemuan mengenai kekuatan pikiran yang anda perlu ketahui:


FAKTA #1

Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan super computer apapun di dunia ini.
Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban dalam hidup anda. Proses berpikir yang rumit sangat menentukan keadaan hidup manusia. Sukses atau gagal, kaya atau miskin, dan
lain-lain, sesungguhnya ditentukan oleh neuron-neuron ini.

Sesungguhnya jika manusia mengerti bagaimana otak manusia

bekerja dia dapat mengendalikan masa depannya, dan menjadi sukses. Seperti apa seseorang sesungguhnya ditentukan oleh cara berpikir. Seperti perkataan “You are what you think” (anda adalah apa yang anda pikirkan). Jadi sikap dan kondisi hidup anda menggambarkan seperti apa anda berpikir.

FAKTA #2

Memory otak manusia memilki kapasitas 30-70 triliun giga melebihi memory super komputer apapun di dunia.

Semua yang kita lihat, dengar, rasakan, dan alami semua terekam dalam memory manusia yang berkapasitas super besar itu. Anda bisa bayangkan berapa besar ‘file’ yang anda simpan dalam memory anda selama puluhan tahun hidup anda. Semua hal baik yang positif maupun negatif akan terekam dalam memory anda. Dan pengalaman-pengalaman inilah yang akan menentukan sifat anda. Kalau memory anda merekam lebih banyak hal-hal yang negatif maka anda akan cenderung negatif. Anda akan selalu memiliki sifat “negative thinking”. Jika hal-hal positif yang lebih dominan maka anda akan memiliki sifat “positive thinking”. Anda dapat membuktikan sendiri, dengan siapa anda bergaul dan di lingkungan mana anda berada itulah yang akan menentukan sifat dan sikap anda seperti apa. Karena pengalaman di lingkungan anda itulah yang akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar anda dan mengendalikan cara berpikir, bertindak dan mengambil
keputusan dalam hidup anda.


FAKTA #3

Pikiran manusia terhubung dengan alam semesta yang dalam bahasa psikology disebut UNIVERSAL CONCIOUSNESS (pikiran alam semesta) atau dalam bahasa biologi disebut MORPHOGENETIC FIELD
(medan morfogenetika).

Memang penemuan bahwa pikiran manusia terbubung dengan alam semesta masih belum banyak diketahui orang, dan juga masih banyak yang belum begitu yakin. Akan tetapi 5-10 tahun terakhir bukti-bukti akurat yang memperkuat penemuan ini bermunculan, sehingga orang skeptik (orang tidak percaya) sekalipun tidak dapat mengelak.


Dr. Karl Pribram, seorang ahli beda otak, menemukan bahwa otak manusia memuat bayangan alam semesta, hampir sama dengan proses holografik. Dia mengatakan bahwa pikiran manusia terhubung dengan konsep alam semesta dan menerima informasi dari alam semesta. Apa buktinya? Misalnya, Isaac Newton kira- kira mendapat teori gravitasinya dari mana? Siapa yang mengirim pesan itu ke pikirannya sehingga pada akhirnya dia menemukan teori gravitasi itu?
Ilmuwan Inggris, Jacob Boehm, juga mengemukakan penemuan yang serupa mengenai konsep holografik, dan temuan ini sudah
dipublikasikan pada salah satu journal ilmiah terkenal di Inggris.

Dari temuan itu didapati bahwa alam semesta menghubungkan

spesis-spesis atau mahluk hidup tertentu. Misalnya seekor tikus dilatih untuk menjelajahi suatu ‘maze’ atau labyrinth. Tikus yang lain juga akan mengetahui ini lebih cepat karena sudah satu ekor tikus yang memiliki ‘pengetahuan’ itu.


Hal yang serupa juga terjadi pada manusia. Jika salah seorang manusia menguasai suatu pengetahuan maka akan lebih mudah manusia lain untuk mempelajarinya. Artinya manusia sudah memiliki pengetahuan yang sama (shared intelligence). Mengapa? Karena alam semesta membantu memberikan informasi yang sama itu melalui pikiran universal atau pikiran bawah sadar. Dan temuan ini sudah dipublikasikan melalui tayangan BBC. Kemudian keterhubungan ini disebut “Morphogenetic Field” (medan morfogenetika)
Orang-orang genius yang menemukan banyak penemuan spektakuler seperti Copernicus, Galileo Galilei, Sir Isaac Newton, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Graham Bell, dll, adalah orang-orang yang memiliki pikiran bawah sadar yang terkoneksi kuat dengan alam semesta sehingga mendapat ide atau informasi yang luar biasa. Kalau tidak dari mana mereka mendapat ‘hint’ atau ‘petunjuk’ dari penemuan itu? Ketika mereka sudah menemukan maka kita pun sesama species manusia sudah akan lebih mudah mempelajari temuan mereka. Mengapa? Karena pikiran kita saling terhubung.


Selanjutnya, seperti sudah disebutkan di atas, dalam otak manusia terdapat 30 miliar neuron atau syaraf otak. Dan luar biasanya

dalam setiap neuron terdapat kumpulan atom yang besar yang

beroperasi seperti komputer yang dapat berhubungan satu sama lain melalui jaringan otak. Otak manusia beroperasi seperti komputer tetapi dalam skala yang jauh lebih dahsyat.


Bandingkan dengan fakta berikut ini. Hampir semua komputer kantor saling terhubung dan mampu berkomunikasi dengan komputer lain di kota bahkan negara lain hanya karena satu modem yang menghubungkan semua jaringan. Misalnya data-data bank yang besar dapat diakses dari komputer lain pada kantor bank yang sama di kota yang berbeda atau negara lain. Karena komputer-komputer tersebut saling terhubung. Dan hal ini terjadi karena adanya jaringan internet.


Nah, pada saat-saat tertentu pikiran manusia juga memiliki keterhubungan dan kemampuan yang sama. Dengan kata lain pikiran manusia, seperti jaringan komputer, terhubung dengan pikiran manusia yang lain, dan keterhubungan itu dapat dipicu atau diciptakan melalui alam semesta. Psikolog ternama Karl Jung menyebut mysteri keterhubungan pikiran ini “universal conciousness” (kesadaran/pikiran alam semesta) dan ahli biologi Rupert Sheldrake menyebutnya “morphogetic field” (medan morfogenetika) dan kita menyebutnya “super mind”.
Penemuan yang serupa juga mengatakan bahwa semua mahkluk hidup memiliki “medan energy” (energy field) yang khas. Pada tahun 1940 Harold Burr, seorang neuroatomist dari Yale University, mengadakan penelitian mengenai “medan energy”
tersebut. Dan dia menemukan bahwa semua mahluk hidup

memiliki “medan energy” bahkan medan energy tersebut sudah dapat dideteksi pada tahap embrio.

Kesimpulannya adalah energi-energi inilah yang menghubungkan satu mahluk dengan mahkluk yang lain. Itulah sebabnya pada saat-saat tertentu akan terjadi kontak energy.

Pingin Download ?........

Kesini Mas Bro >>> Klik....
Read more ...

Monday, 24 May 2010

Alkohol Bukan Penunjang Kesehatan

Minggu, 23 Mei 2010 14:08 WIB

Penulis : Ikarowina Tarigan

ORANG yang minum satu atau dua gelas anggur saat makan malam atau minum brandy sebelum tidur, menurut temuan studi sebelumnya, lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak. Akan tetapi, efek sehat ini tidak ada kaitannya dengan kandungan alkohol dalam minuman.

Orang yang minum anggur, terang peneliti dari Prancis, mengalami pengurangan stres dan berat badan karena mereka cenderung memiliki diet yang lebih sehat, lebih banyak berolahraga dan mempunyai keseimbangan pekerjaan-kehidupan yang lebih baik dibandingkan orang yang tidak peminum dan peminum berat.

Kesimpulan ini menentang hasil sejumlah studi sebelumnya yang menyatakan bahwa alkohol dalam jumlah kecil sangat bermanfaat bagi kesehatan. Temuan ini juga merupakan pukulan bagi orang-orang yang menjadikan kesehatan sebagai alasan untuk minum alkohol.

Dalam studi yang dipublikasikan di European Journal of Clinical Nutrition ini, peneliti meminta 150.000 lelaki dan perempuan untuk menjalani serangkaian tes di sebuah rumah sakit di Paris. Mereka juga diminta memberikan keterangan mengenai pendidikan, pekerjaan, jumlah olahraga dan minuman yang mereka konsumsi.

Para partisipan selanjutnya dibagi ke dalam empat kelompok: tidak peminum, peminum tingkat rendah (kurang dari 10 gram alkohol sehari), peminum tingkat sedang (10 hingga 30 gram sehari) dan peminum berat (lebih dari 30 gram sehari). Di Inggris, delapan gram alkohol setara dengan satu unit.

Sama seperti temuan studi sebelumnya, peminum tingkat rendah dan sedang memilki kesehatan umum yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak peminum atau peminum berat. Lelaki peminum sedang cenderung menderita lebih sedikit stres dan depresi, lebih langsing dan memiliki risiko gangguan jantung lebih rendah.

Selain itu, perempuan peminum sedang juga lebih sehat, memiliki ukuran lingkar pinggang lebih kecil dan tekanan darah lebih rendah dibandingkan yang lain. Di samping itu, peminum sedang (lelaki dan perempuan) juga memiliki kadar kolesterol baik HDL yang lebih tinggi dalam darah.

Akan tetapi, terang peneliti Dr Boris Hansel dari the Hospital of Pitie-Salpetriere, penelitian sebelumnya gagal memperhitungkan satu faktor. Studi sebelumnya tidak memperhatikan fakta bahwa peminum yang mengontrol takaran minum, juga lebih terampil menjaga kesehatan mereka dengan cara lain.

Kelompok ini, terang Hansel, lebih terdidik dalam menjaga kesehatan. Mereka cenderung lebih sering berolahraga, mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur serta mengikuti kelas yoga untuk mengurangi kadar stres.

"Temuan ini mengindikasikan bahwa anjuran konsumsi alkohol untuk menjaga kesehatan kardiovaskular, tidaklah tepat," terang Hansel, seperti dikutip situs dailymail.co.uk, Kamis (20/5).

June Davidson, dari Asosiasi Jantung Inggris, menyatakan, meskipun minum alkohol dalam jumlah kecil bisa bermanfaat, dalam jumlah besar bisa menyebabkan hipertensi, stroke dan beberapa jenis kanker. (IK/OL-08)

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/05/23/2607/2/Alkohol-Bukan-Penunjang-Kesehatan
Read more ...